Terjadi Lagi, Penganiayaan Terhadap Anggota TNI oleh Geng Motor di Bandung

Jakarta, ProSiar.com – Dibalik khidmatnya perayaan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-78 pada 5 Oktober ini, penganiayaan terhadap abdi negara penjaga kedaulatan bangsa Indonesia terus terjadi. Jum’at (6/10/2023).

Pada Sabtu, 30 September 2023 dini hari di Jalan Ir. H. Juanda, Bandung, Prada OV bersama pacarnya diserempet oleh sekelompok geng motor yang disinyalir dari BB1%MC. Mirisnya, menurut penelusuran redaksi, geng motor ini dijatuhi putusan Mahkamah Agung (MA) untuk membubarkan diri.

Tidak terima perlakuan tersebut, Prada OV terlibat adu mulut dengan para anggota geng motor, yang sontak memukul wajah prajurit yang bertugas di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pussenkav). Parahnya lagi, Prada OV dikeroyok oleh sekitar 10 anggota geng motor hingga tidak berdaya. Nasib buruk tidak terelakkan, dicekik dari belakang, dompet Prada OV pun turut dirampas oleh anggota geng tersebut.

Menurut laporan yang diterima redaksi, Prada OV pun harus mengalami luka lebam pada bagian wajah, juga bengkak di mata dan bibir kiri. Hingga berita ini ditulis, satuan tempat Prada OV bertugas di Bandung akan memanggil pengurus geng motor BB1%MC yang melakukan pengeroyokan.

Pada Juni tahun ini pun, kejadian penganiayaan anggota TNI pun terjadi di Bandung, yang sepantasnya tidak terulangi kembali. Tema dari HUT TNI tahun ini yaitu TNI Patriot NKRI: Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju, ternoda akibat ulah oknum-oknum yang bertindak di luar jalur hukum. Penting bagi kita melihat peran TNI yang krusial dalam menjaga kondusivitas, karena TNI hadir untuk rakyat Indonesia.

Tim ProSiar.com

Artikulli paraprakPemprov Jatim Beri Latihan Entrepreneurship 360 Difabel, Gubernur Khofifah: Agar Mereka Berdaya Secara Ekonomi dan Mandiri
Artikulli tjetërKakorlantas Polri Bersama Kapolda Bali Laksanakan Tactical Floor Game (TFG) dalam KTT Archipelagic and Island State Forum