FGD Pencegahan Kekerasan di Sekolah: Peran Polisi dan Guru Bersinergi

BATANG – Kapolres Batang AKBP Saufi Salamun mengatakan bahwa pencegahan dan penanggulangan kekerasan pada anak bukan hanya tanggung jawab orang tua dan guru, tetapi juga seluruh komponen masyarakat.

“Pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, pemkab ataupun TNI/Polri, namun menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Kapolres dalam acara Forum Group Discussion (FGD) tentang pencegahan dan penanggulangan kekerasan di satuan pendidikan SMA/SMK/SLB di Aula SMK N 1 Kandeman, Selasa lalu.

Kapolres menyebut bahwa pihaknya telah melakukan upaya-upaya pencegahan dan edukasi seperti patroli dan imbuan kamtibmas dan penindakan.

“Para Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas rutin setiap hari Senin lakukan sambang ke sekolah-sekolah untuk menyampaikan imbaun kamtibmas, dan juga dari Satlantas dan Binmas ungkapnya.

Kapolres berpesan, jangan lelah untuk mendidik anak agar menjadi generasi penerus yang baik.

“Jangan lelah bapak ibu semua untuk mendidik putra putrinya agar kelak mereka menjadi generasi penerus yang baik,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan deklarasi sekolah ramah anak. (*)

Artikulli paraprakOperasi Mantap Brata Cartenz – 2023, Wakapolres Puncak Jaya Pimpin Giat Patroli Dialogis Cipta Kondisi Jelang Pemilu 2024
Artikulli tjetërTiga Direksi Jasa Raharja Masuk Jajaran Top 100 CEO dan Top 200 Next Leader 2023 Versi Infobank