Pak Rubaie, Khalid Bin Walid Dan Ahmad Dhani

Politisi Senior dan Inspirator Politik PAN

Oleh : Abdullah Amas

Menggabungkan dua sosok ini : Maestro dalam petarung pahlawan mukmin Khalid Bin Walid dan Maestro dalam musik yaitu Ahmad Dhani kiranya ada dalam diri Rubaie.

Dalam sisi Khalid Bin Walid itulah ada dalam sosok Rubaie yaitu sisi Agressifitasnya

“BANTER” alias “kencang kale” bila Rubaie memasuki berbagai dunia politik. Tak pernah nanggung baik itu Pileg DPRD Provinsi, DPR RI maupun Pilkada.

Seperti tekad Khalid Bin Walid. “Andai musuh bersembunyi dibawah tanah kami akan menyelami tanah dan andai musuh sembunyi di atas langit kami akan memanjat langit”. Tak ada pesimisme pula, seperti ungkapan Khalid Bin Walid “Daripada kita sibuk menghitung jumlah musuh yang jauh lebih banyak dari mereka lebih baik kita sibuk menyembelih kepala mereka satu-satu”

Saya terpukau ketika membaca berita perjuangan dia merebut Pilkada Gresik, Pileg dan kontestasi Pemilihan Ketum PAN dengan penuh heroisme dan mobilitas tinggi, yang dinilai sudah melebihi politisi hebat dan ketawakkalan kadang melebihi sufi.

Dari sisi maestro lain, Rubaie adalah sosok Ahmad Dhani yang melahirkan banyak sekali punggawa musik dari “perkaderannya”. Ya Rubaie adalah maestro yang terus menerus mencetak SDM yang kalau saya istilahkan Sumber Daya Membanggakan, Rubaie adalah “Imam Politik” bagi generasi muda yang haus keteladanan, memiliki jiwa petarung yang kerasnya keras, birunya biru

Kalau kader muda melihat matahari diatas, Rubaie adalah matahari keteladanan itu, sosok yang selalu fulltank, jenius diatas jenius dalam mengungkapkan gagasan yang menggerakkan dan aura ketawakkalan-nya melebihi sufi.