RSUD Kardinah Melaunching MRI Dengan Teknologi Baru

Tegal – Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M secara resmi melaunching Operasionalisasi MRI Dengan Teknologi Terbaru, bertempat di Lobby Gedung RA RSUD Kardinah, pada Selasa 17 Oktober 2023.

Acara launching ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita serta pemecahan kendi oleh Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M.

Direktur RSUD Kardinah menjelaskan Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan alat diagnostic mutakhir untuk memeriksa dan mendeteksi tubuh dengan menggunakan medan magnet yang besar (High Tesla) dan menggunakan gelombang frekuensi radio tanpa sinar x ataupun zat radioaktif yang berfungsi untuk memberikan gambaran yang dapat menunjukkan perbedaan sangat jelas dan lebih sensitive untuk menilai anatomi jaringan lunak terutama otak, sumsum tulang belakang dan susunan saraf serta jaringan lainnya seperti otot, ligament, tulang rawan, tendon, dan tulang sendi, meliputi: MRI kontras dan non kontras,” jelasnya.

“Sebelumnya RSUD Kardinah sudah ada MRI tetapi kualitasnya kurang, dan pada hari ini MRI kita perbarui dan kita tingkatkan yang semula hanya setengah Tesla menjadi satu setengah Tesla,” ujar Dia.

“Layanan ini bukan hanya kami sediakan untuk RSUD Kardinah saja tetapi untuk semua rumah sakit yang ada di wilayah Tegal Raya, Pemalang dan sekitarnya. Selain untuk pasien umum juga bisa dimanfaatkan untuk pasien BPJS,” tambahnya.

“Mari memanfaatkan layanan ini secara bersama-sama untuk bisa kita meningkatkan kualitas pelayanannya, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien tanpa harus dirujuk keluar dari wilayah kita. Mari kita saling memperkuat disini, kalau ada kesulitan mari kita komunikasikan,” ajaknya.

Dia juga mengingatkan bahwa antar rumah sakit itu bukanlah pesaing atau saingan, bukan lagi gembor-gemborkan bahwa rumah sakit itu semuanya saingan, tapi kita harus kolaborasi.

“Kalau kita kompetitor, kita percaya, maka akhirnya kita akan menjebakkan sendiri kepada situasi yang mundur, karena situasi kedepan harus saling bahu-membahu, tujuannya jangan sampai pasien-pasien yang ada di wilayah kita akan lari keluar dari wilayah kita ini. Jadi pesan kami bahwa kita ini adalah saudara, dan sahabat,” pungkas drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M yang juga menjabat sebagai Sekda Kota Tegal. (Ani)

Artikulli paraprakPJ. Bupati Puncak Jaya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Cartenz 2023 – 2024
Artikulli tjetërOperasional KA jarak jauh di Daop 8 Surabaya Imbas Gangguan Operasional di Daop 6 Yogyakarta